Jamin Mutu dan Keamanan Rantai Pasok Obat, Tim TKRS dan PKPO RS Bhayangkara Lumajang Inspeksi Dua PBF Utama
LUMAJANG – Guna memastikan jaminan mutu, keamanan, serta kontinuitas ketersediaan sediaan farmasi dan alat kesehatan (alkes), Tim Tata Kelola Rumah Sakit (TKRS) bersama Tim Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat (PKPO) RS Bhayangkara Lumajang melaksanakan kunjungan lapangan (field visit) ke dua Pedagang Besar Farmasi (PBF) distributor utama pada Kamis (1/10/2026).
Inspeksi mutu rantai pasok (supply chain) yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini menyasar PT Millenium Pharmacon Tbk dan PT Penta Valent Tbk.
Adapun tim pelaksana RS Bhayangkara Lumajang yang diterjunkan terdiri dari:
AKP Eddy Nugroho, A.Md.Kep.
Penda Ns. Dwi Novi A., S.Kep.
TKK Ach. Shofuan
TKK apt. Ratnaning Setyowati, S.Farm.
TKK apt. Mila Nur Azizah, S.Farm.
TKK Ardian Sulung Ferdiyansyah
Hasil Inspeksi dan Verifikasi Standar CDOB
Berdasarkan hasil pemantauan dan verifikasi kelaikan di lokasi distributor, Tim RS Bhayangkara Lumajang memastikan bahwa kedua PBF telah memenuhi regulasi dan standar Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB), dengan poin-poin penilaiansbb:
Legalitas Perizinan Komplit: PBF terbukti memiliki Izin PBF resmi yang masih berlaku, sertifikat CDOB, serta penanggung jawab teknis dengan Surat Izin Praktik Apoteker (SIPA) yang sah.
SPO Terintegrasi: Alur tata kelola rantai pasok mulai dari tahap perencanaan, pengadaan, hingga distribusi ke sarana pelayanan kesehatan telah dijalankan secara ketat sesuai Standar Prosedur Operasional (SPO).
Pengendalian Lingkungan & Suhu: Ruang penyimpanan gudang dilengkapi sistem pemantauan dan pencatatan suhu serta kelembapan udara secara berkala. Sediaan obat dengan kebutuhan suhu dingin (cold chain items) tersimpan di lemari pendingin (chiller) tercalibrasi dengan monitoring ketat.
Manajemen Gudang Terstandar: Seluruh perbekalan farmasi dan alkes tertata rapi di atas palet (tidak menyentuh lantai) berbasis pemisahan jenis obat, serta menerapkan prinsip First In First Out (FIFO) dan First Expired First Out (FEFO) secara konsisten.
Langkah pengawasan proaktif ini menjadi wujud komitmen RS Bhayangkara Lumajang dalam menjamin keselamatan pasien (patient safety) melalui pemastian bahwa setiap obat dan alat kesehatan yang masuk ke rumah sakit terjamin keasliannya, aman, dan terjaga kualitasnya dari hulu hingga hilir. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.