Bawa Pulang Prestasi Nasional, Perawat Dialisis RS Bhayangkara Lumajang Raih Juara 3 Lomba KTI di PITNAS IPDI ke-34 Surabaya
SURABAYA – RS Bhayangkara Lumajang kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Perwakilan perawat dialisis rumah sakit sukses meraih Juara 3 dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) Nasional yang diselenggarakan dalam rangkaian Pertemuan Ilmiah Tahunan Nasional (PITNAS) Ikatan Perawat Dialisis Indonesia (IPDI) ke-34.
Acara bergengsi nasional ini dipusatkan di Ballroom Hotel Vasa, Surabaya, dan resmi dibuka pada Jumat (30/10/2026). Kegiatan akbar yang diikuti oleh 1.530 peserta dari seluruh penjuru Indonesia ini dihadiri langsung oleh Ketua PPNI Jatim, Ketua IPDI Indonesia, Ketua IPDI Jatim, serta perwakilan Wali Kota Surabaya.
Delegasi & Prestasi Gemilang Perawat RS Bhayangkara Lumajang
Dalam ajang ilmiah nasional tersebut, RS Bhayangkara Lumajang mendelegasikan tiga tenaga keperawatan dialisis terbaiknya, yaitu:
TKK Agzin Anmiba Raharsan, A.Md.Kep.
TKK Vio Nadya P., S.Kep., Ners.
TKK Whindy Dwi F., A.Md.Kep.
Berkat dedikasi dan kualitas riset yang dipaparkan, Agzin Anmiba Raharsan sukses mengharumkan nama institusi dengan menyabet gelar Juara 3 Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional, membuktikan kompetensi unggul tenaga kesehatan RS Bhayangkara Lumajang dalam pengembangan ilmu keperawatan nefrologi.
Poin Penting & Pemaparan Materi PITNAS IPDI ke-34
Selain perlombaan ilmiah, rangkaian hari pertama PITNAS IPDI ke-34 diisi dengan pengarahan strategis serta simposium keperawatan yang menekankan beberapa poin utama:
Keselamatan & Empati Pasien Hemodialisis: Layanan cuci darah (hemodialisis) wajib mengedepankan aspek patient safety, penguasaan keilmuan yang matang, serta pendekatan empati yang tinggi dalam merawat pasien ginjal kronis.
Peningkatan Kapasitas SDM: Mengingat tuntutan pelayanan hemodialisis yang terus meningkat, peningkatan keilmuan, keterampilan (skill), serta sistem resertifikasi perawat secara berkala menjadi kunci utama peningkatan kualitas hidup pasien.
Kolaborasi Interprofesi: Sinergi utuh antara organisasi profesi (PPNI dan IPDI) dengan tenaga kesehatan lainnya terus didorong guna melahirkan SDM perawat dialisis yang tersertifikasi, profesional, dan berkualitas tinggi.
Keikutsertaan dan prestasi membanggakan ini menegaskan komitmen RS Bhayangkara Lumajang untuk terus konsisten mengembangkan mutu pelayanan medis dan keperawatan berbasis riset dan profesionalisme. Seluruh rangkaian kegiatan hari pertama berjalan dengan aman, lancar, dan penuh khidmat.