Lewati ke Konten Utama
Call Center: 0334-881646
IGD 24 Jam: 0334-892001
rsbhylumajang@gmail.com
Lumajang, Jawa Timur
Terkini
Tingkatkan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan BLU, Urkeu RS Bhayangkara Lumajang Ikuti Binteknis Penyusunan Laporan Keuangan Polri 2026 (13 hours ago) Kawal Latihan Halang Rintang hingga Bela Diri, Tim Keslap RS Bhayangkara Lumajang Kembali Siaga Medis Bagi Pasis Akpol di Pusdik Brimob (5 days ago) Mantapkan Pelayanan JKN dan Regulasi BPJS Kesehatan, RS Bhayangkara Lumajang Hadiri Sosialisasi Kebijakan Penjaminan Manfaat Rujukan (1 week ago) Peringati Hari Olahraga Nasional 2026, RS Bhayangkara Lumajang Hadiri Upacara Bendera di Lapangan Mapolda Jatim (1 week ago) Tanggap Bencana Erupsi Semeru, Tim Dokpol RS Bhayangkara Lumajang Salurkan Bantuan Obat dan Puluhan Box Masker di Supiturang (1 week ago) Tingkatkan Keterampilan Medis Bayi Baru Lahir, Tim PONEK RS Bhayangkara Lumajang Ikuti Refreshing Gawat Darurat Neonatal (1 week ago) Tingkatkan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan BLU, Urkeu RS Bhayangkara Lumajang Ikuti Binteknis Penyusunan Laporan Keuangan Polri 2026 (13 hours ago) Kawal Latihan Halang Rintang hingga Bela Diri, Tim Keslap RS Bhayangkara Lumajang Kembali Siaga Medis Bagi Pasis Akpol di Pusdik Brimob (5 days ago) Mantapkan Pelayanan JKN dan Regulasi BPJS Kesehatan, RS Bhayangkara Lumajang Hadiri Sosialisasi Kebijakan Penjaminan Manfaat Rujukan (1 week ago) Peringati Hari Olahraga Nasional 2026, RS Bhayangkara Lumajang Hadiri Upacara Bendera di Lapangan Mapolda Jatim (1 week ago) Tanggap Bencana Erupsi Semeru, Tim Dokpol RS Bhayangkara Lumajang Salurkan Bantuan Obat dan Puluhan Box Masker di Supiturang (1 week ago) Tingkatkan Keterampilan Medis Bayi Baru Lahir, Tim PONEK RS Bhayangkara Lumajang Ikuti Refreshing Gawat Darurat Neonatal (1 week ago)
Beranda Jurnal Kesehatan DIABETES MELITUS
Jurnal Kesehatan

DIABETES MELITUS

Diabetes Melitus


adalah gangguan yang terjadi pada metabolisme glukosa akibat sekresi insulin dari sel beta pankres berkurang atau adanya penurunan sensitivitas jaringan terhadap insulin (Stanley, Blair, dan Beare, 2005).
Gangguan metabolisme yang terjadi menyebabkan abnormalitas padasirkulasi mikrovaskuler dan makrovaskuler, yang pada akhirnya menyebabkan terjadinya komplikasipada pasien DM. Komplikasi DM antara lain: retinopathy, nefropathy,komplikasi pada sistemkardiovaskuler, serta memperlambat proses penyembuhan luka (Guo, Sand L.A. DiPietro,2010). Pasien dengan DM beresiko pula mengalami infeksi, dan setelah terinfeksi menyebabkan kesulitan dalam manajemen terapinya (Black & Hawks, 2009). Infeksi yang dialami oleh pasien DM dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor yang berkontribusi terhadap perkembangan terjadinya infeksi pada pasien DM adalah: gangguan fungsi poli-morfonuklear lekosit, neuropathy diabetik, insufisiensi pembuluh darah. Faktor yang berkontribusi tersebut merupakan akibat dari rendahnya kontrol glikemi pada pasien DM (Black & Hawks, 2009). Penelitian yang dilakukan oleh Made Dewi Susilawati dan Sri Muljati, 2016 menunjukkan bahwa pasien DM yang mengalami intolerasi glukosa atau kontrol glikemi yang buruk memiliki resiko 1.4 kali mengalami infeksi paru akibat kuman TB dibandingkan individu yang tidak memiliki DM. 

Secara umum, terdapat lima pilar pengendalian diabetes yang penting untuk diperhatikan. Pilar Pengendalian Diabetes :

1. Pengaturan makan 

2. Edukasi

3. Olahraga

4. Pengobatan

5. Pengukuran gula darah secara mandiri
 

Bagikan Dokumen / Artikel Ini:
IGD Darurat Daftar Poli Info Umum
Musik Latar